sebuah perahu

hmm sudah tiga minggu lebih liburan berlalu and it means liburan juga tinggal dua minggu lagi, yup hibernasi saya tinggal 2 minggu lagi..
rutinitas yang saya kerjakan selama hibernasi? hmm minggu pertama  bisa dibilang totally fucked up dipaksa istirahat total gegara dokter memvonis saya tipes bahkan buat nonton pun dibatasi :| minggu ke dua lumayanlah ayu datang, lumayan pentha bisa ngumpul 4 orang awalnya bakalan berpikir ke situ, ternyata... too hard to make it real. selalu ada kendala kalo mau ngumpul. ntahlah akhir akhir ini hidup saya juga berasa lebih rumit. kebanyakan masalah sepele yang sebenarnya sepele tapi saya tidak bisa anggap sepele. ntah apa yang salah dengan kepala saya. selama 3 minggu ini juga saya sudah ngehabisin 3drama, drama pertama sama sekali tidak menarik dari 18episode saya cuman ngehabisin waktu 2hari buat nonton, semuanya serbaa dipercepat ha..ha.
drama kedua.. sangat menguras emosi, dari 21eps tidak ada satupun episod yang bikin air mata berhenti keluar, dengan jalan cerita yang menarik dan sangat detail dan bagusnya berakhir dengan indah heuheu dan drama ketiga.. drama yang bikin saya ragu terlalu banyak yang bikin saya ragu dalam drama itu.. dari karakter tokoh, jalan cerita dan permasalahannya. saya ragu apa jenis karakter yang dimainkan dalam drama tersebut masih ada di dunia nyata.. hmm saya tahu itu sekedar cerita dalam drama which is you know everything is just fiktif belaka tapi alangkah baiknya kalau karakter dalam drama tersebut betul betul ada dalam dunia nyata dan alangkah beruntungnya saya kalau saya bisa bertemu dan berada dengan orang orang seperti mereka di sekitar saya...

akhir akhir ini yaa seperti yang saya sudah bilang hidup saya agak rumit. have you ever feel something wrong with your... friendship? I mean, bukan salah dalam artian yang sebenarnya ini lebih ke perasaan bingung menentukan antara salah dan benar. kalian belum bisa menentukan apa tindakan yang kalian ambil benar atau salah. ketika kalian merasa "ah everything will be allright everything is just fine" but somehow you realize that there's a gap between you and your friends and it makes you feel like you are in awkward zone. saya pribadi selalu bisa merasakan kalau there something wrong with people around me, bukan salah dalam artian ada yang salah dengan wajah atau penampilan mereka, tapi lebih kepada ada yang salah dengan caranya bersikap dengan saya, saya selalu bisa merasakan itu dan hal itu bakalan membuat saya berpikir "apa yang sudah saya lakukan salah sampai dia berubah terhadap saya?" saya juga bukan tipikal orang yang dengan gampangnya menyepelekan hal seperti itu. dan dalam drama ke tiga tersebut saya dapat jawabannya...

dalam drama yang terakhir yang saya tonton ada satu kesimpulan yang bisa saya ambil "real friend itu tidak bakalan meninggalkan seorang teman dalam keadaan apapun baik itu susah senang, tidak peduli kau ditolak sebagaimana oleh temanmu tapi satu yang pasti setiap kalian ditolak kalian bakal berbalik dan datang lagi..lagi..lagi..dan lagi ke sisinya. tidak peduli seorang teman tersebut sudah mengecewakan kalian, kalian selalu membuka pintu maaf buat seorang teman tersebut dan datang lagi ke sisinya." haah.. bukankah jaman sekarang sangat susah mencari teman yang seperti itu? bayangkan kalian ditolak oleh seorang teman, apakah kalian mau berbalik dan datang lagi ke dia? don't get me wrong di tolak disini bukanlah ditolak seperti dalam keadaan menembak seseorang. jujur kalau saya pribadi mungkin bakalan berpikir "ya sudah tidak usah! saya masih punya teman yang lain." tapi kemudian saya sadar, saya berada dalam kasus yang sedikit berbeda. pertemanan yang sudah bertahun tahun bersama. pertemanan yang bukan lagi hanya sekedar pertemanan biasa melainkan... persahabatan. dan sayapun sadar tidak ada kata menyerah dalam persahabatan. ah! dan juga tidak ada benar atau salah dalam persahabatan. dalam persahabatan kita semua sama, tidak ada si tinggi si pendek si kaya si miskin si jelek si cantik kita semua berada dalam sebuah perahu yang sama, sama sama mengamankan perahu tersebut agar dikemudian hari tidak ada salah satu dari kita yang kehilangan kendali sampai menyebabkan perahu tersebut karam di tengah tengah badai.

dalam persahabatan tidak ada yang benar dan salah. kenapa? bayangkan kalau kalian bersikap seperti itu. tidakkah muncul keegoisan antara pribadi masing masing? yang benar bakalan menganggap yang salah patut menanggung akibatnya sendiri, dan yang salah bakalan lebih jatuh dan menganggap tidak satupun yang berpihak kepadanya. bagaimana bisa persahabatan muncul di orang orang yang memiliki keegoisan yang tinggi? dalam persahabatan kita hanya dituntut mengerti satu sama lain. sedikit berat memang, tapi bayangkan  kebersamaan yang bisa kita capai, bayangkan keawetan yang bakal terjalin dan bayangkan akan betapa mudahnya melewati masa masa sulit saat dikelilingi dengan orang orang yang mengerti keadaan kita. kalian tahu dari mana saya mendapat semua pelajaran ini? yup! dari drama yang ke tiga yang saya tonton. yang awalnya membuat saya ragu tapi pada akhirnya meyakinkan saya, kalau saya sudah bertemu dengan orang orang seperti mereka di dunia nyata, saya juga sudah melewati banyak hal dengan mereka yang saya butuhkan hanyalah menjaga mereka, menjaga kebersamaan kami lebih tepatnya. dan jawaban dari pertanyaan saya diatas adalah "saya tidak salah dia juga tidak salah, tidak seorangpun yang salah dan benar diantara kami, kami hanya belum terlalu mengerti satu sama lain. dan PR dari masing masing kami adalah menghilangkan sedikit keegoisan kami dan belajar untuk lebih mengerti satu sama lain."
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "sebuah perahu"

Post a Comment

heyho welcome to my trashy place which-we-called-it-blog folks :)
I my me mine. Powered by Blogger.

Blogger templates